LCC Rawamangun & Pulogadung

Februari 25, 2009

Nokia adalah Brand ternama untuk gadget handphone di Indonesia. Anda juga mungkin memiliki handphone bermerek Nokia. Tapi tahukah anda bagaimana hanphone-handphone tersebut diberi nama? Tahukah anda kenapa ponsel anda bernama N-gage, kenapa type ponsel anda diawali angka 6 dan type ponsel teman anda diawali dengan angka 7? Berikut Penjelasannya: 1. 1000 Ultrabasic Semua hp nokia yang diawali dengan angka 1 atau dalam orde 1000 dst. Type ini adalah type nokia yang paling murah yang semula di luncurkan untuk menguasai pasar. Seri ini sudah dapat degunakan untuk telepon dan sms dengan cukup baik. Ponsel Nokia seri ini kurang mendapat sentuhan teknologi high-end. 2. 2000 Basic Ponsel atau Handphone Nokia seri 2000 atau yang diawali dengan angka 2 adalah type hp nokia yang juga masih dalam kategori murah. Bedanya dengan seri 1000, ponsel seri ini sudah tersentuh teknologi high-end seperti bluetooth dan kamera. 3. 3000 Expression Seri 3000 adalah seri murah yang ditampilkan secara kreatif oleh Nokia. Dengan layar warna dan kemampuan mengambil gamba, memainkan musik dan sudah mempunyai konektifitas dengan Komputer (PC) 4. 4000 Untuk alasan tertentu, tidak ada Handphone Nokia yang diawali dengan angka 4. Kenapa? 5. 5000 Active Seri 5000 atau handphone Nokia yang diawali dengan angka 5 adalah ponsel yang ditujukan untuk mereka yang aktif. Produk dibawah bendera seri ini biasanya didesain untuk menemani anda yang sedang jogging atau untuk menaungi seri handphone nokia yang “musik abisss” 6. 6000 Classic Business Seri ini sudah mulai menyentuh daerah Bisnis. Walaupun masih basic, seri hp ini sudah dilengkapi dengan sentuhan teknologi high-end. Seri 6000 seperti mulai kehilangan ke-niche-an karena banyaknya hp nokia dengan kepala 6 yang diluncurkan. 7. 7000 Experimental Kata yang paling tepat untuk menggambarkan seri ini adalah “kelinci percobaan” jadi, jangan heran kalau hp nokia dengan huruf depan 7 memiliki banyak kejanggalan disana-sini 8. 8000 Premium Seri 8000 ini sudah premium, bukan pertamax, apalagi solar. Maksudnya, ya mulai tidak murah lagi gitu loh.. 9. 9000 Communicator Seri ini booming sekitar tahun 2005. Waktu itu seri komunikator merupakan seri yang keren dan menjadi lambang kekayaan. Seri 9000 adalah cikal bakan munculnya E-series (dibawah). Seri ini menggunakan OS GEOS, bukan Symbian. 10. E-Series huruf E menyatakan kata Enterprise. Berorientasi bisnis, dengan desain yang minimalis, fitur yang lengkap, dan sangat responsif. 11. N-Series – Pada N series ini, nokia berusaha memasukkan semua hal ke dalam gadget berupa handphone. Handphone Dengan nama awal N adalah HP impian yang pada zaman dahulu cuma ada di film fiksi ilmiah. Pada seri ini daya tahan Baterei juga sangat baik untuk seukuran fitur yang dijalankan.

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — franchise bimbel @ 11:29 am

Nokia adalah Brand ternama untuk gadget handphone di Indonesia. Anda juga mungkin memiliki handphone bermerek Nokia. Tapi tahukah anda bagaimana hanphone-handphone tersebut diberi nama? Tahukah anda kenapa ponsel anda bernama N-gage, kenapa type ponsel anda diawali angka 6 dan type ponsel teman anda diawali dengan angka 7?

Berikut Penjelasannya:

1. 1000 Ultrabasic

Semua hp nokia yang diawali dengan angka 1 atau dalam orde 1000 dst. Type ini adalah type nokia yang paling murah yang semula di luncurkan untuk menguasai pasar. Seri ini sudah dapat degunakan untuk telepon dan sms dengan cukup baik. Ponsel Nokia seri ini kurang mendapat sentuhan teknologi high-end.

2. 2000

Basic Ponsel atau Handphone Nokia seri 2000 atau yang diawali dengan angka 2 adalah type hp nokia yang juga masih dalam kategori murah. Bedanya dengan seri 1000, ponsel seri ini sudah tersentuh teknologi high-end seperti bluetooth dan kamera.

3. 3000

Expression Seri 3000 adalah seri murah yang ditampilkan secara kreatif oleh Nokia. Dengan layar warna dan kemampuan mengambil gamba, memainkan musik dan sudah mempunyai konektifitas dengan Komputer (PC)

4. 4000

Untuk alasan tertentu, tidak ada Handphone Nokia yang diawali dengan angka 4. Kenapa?

5. 5000 Active Seri 5000 atau handphone

Nokia yang diawali dengan angka 5 adalah ponsel yang ditujukan untuk mereka yang aktif. Produk dibawah bendera seri ini biasanya didesain untuk menemani anda yang sedang jogging atau untuk menaungi seri handphone nokia yang “musik abisss”

6. 6000

Classic Business Seri ini sudah mulai menyentuh daerah Bisnis. Walaupun masih basic, seri hp ini sudah dilengkapi dengan sentuhan teknologi high-end. Seri 6000 seperti mulai kehilangan ke-niche-an karena banyaknya hp nokia dengan kepala 6 yang diluncurkan.

7. 7000 Experimental

Kata yang paling tepat untuk menggambarkan seri ini adalah “kelinci percobaan” jadi, jangan heran kalau hp nokia dengan huruf depan 7 memiliki banyak kejanggalan disana-sini

8. 8000 Premium

Seri 8000 ini sudah premium, bukan pertamax, apalagi solar. Maksudnya, ya mulai tidak murah lagi gitu loh..

9. 9000 Communicator

Seri ini booming sekitar tahun 2005. Waktu itu seri komunikator merupakan seri yang keren dan menjadi lambang kekayaan. Seri 9000 adalah cikal bakan munculnya E-series (dibawah). Seri ini menggunakan OS GEOS, bukan Symbian.

10. E-Series huruf E menyatakan kata Enterprise.

Berorientasi bisnis, dengan desain yang minimalis, fitur yang lengkap, dan sangat responsif.

11. N-Series –

Pada N series ini, nokia berusaha memasukkan semua hal ke dalam gadget berupa handphone. Handphone Dengan nama awal N adalah HP impian yang pada zaman dahulu cuma ada di film fiksi ilmiah. Pada seri ini daya tahan Baterei juga sangat baik untuk seukuran fitur yang dijalankan.

Pembiayaan Sekolah Berbasis Kualitas (Pengalaman Sukma Bangsa)

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — franchise bimbel @ 10:34 am

ISU pembiayaan sekolah menjadi penting jika dikaitkan dengan digulirkannya kebijakan anggaran pendidikan 20% mulai tahun anggaran 2009/2010, baik yang harus disediakan dalam kerangka APBN maupun APBD. Kajian tentang pembiayaan sekolah (school funding) menjadi relevan mengingat sistem pendidikan kita belum menganut asas pembiayaan sekolah secara integral yang berorientasi pada pengembangan aspek kualitas sebagai target pembiayaan sekolah. Isu pembiayaan sekolah bermutu (school quality funding) masih dihitung secara minimal, yaitu menyangkut besaran subsidi dari pemerintah untuk tiap siswa pada setiap tingkat satuan pendidikan. Perdebatan yang ramai dibicarakan oleh para praktisi, birokrat, dan politisi di sekitar pembiayaan pendidikan pun baru menyentuh aspek kebutuhan siswa sebagai unit analisnya, belum menghitung kebutuhan institusi sekolah sebagai sebuah pendekatan penjaminan mutu (quality assurance). Agar anggaran pendidikan 20% yang diamanatkan undang-undang dapat diserap secara efisien dan transparan, perlu dipikirkan skema-skema pembiayaan pendidikan dengan menggunakan sekolah sebagai unit analisis, bukan lagi kebutuhan siswa.

Dalam analisis satuan biaya pendidikan dasar dan menengah, Abbas Ghozali (2004) memperkenalkan ragam nomenklatur biaya satuan pendidikan yang dimaksudkan untuk mengetahui rekam jejak kebutuhan pembiayaan siswa per-anak per-tahun, dalam rangka menghitung besaran uang yang harus ditanggung orang tua dan subsidi yang harus disediakan pemerintah. Hasil penelitian tersebut cukup membantu dalam menjelaskan kemampuan orang tua dan pemerintah sebagai kerangka konseptual untuk mengetahui informasi dasar tentang biaya satuan pendidikan (BSP), tetapi sayang tak mampu menjelaskan tentang pembiayaan pendidikan yang berorientasi pada mutu dengan menggunakan sekolah sebagai unit analisisnya. Dalam konteks ini pengalaman Sekolah Sukma Bangsa mungkin dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendeteksi pembiayaan sekolah berbasis kualitas, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar.

Beberapa studi tentang dampak kualitas sekolah terhadap capaian akademis siswa mengindikasikan pentingnya menciptakan sebuah budaya sekolah yang sehat secara manajemen. Dalam skema pembiayaan pendidikan, keberhasilan siswa dalam paradigma lama selalu bergantung pada kemampuan finansial orang tua dan karakter psikologis siswa serta menafikan kemampuan manajerial dan budaya sekolah (JS Coleman, Equality of Education Opportunity, 1966). Dalam banyak hal, kementerian pendidikan nasional sejauh ini belum mampu membangun sebuah budaya sekolah yang komprehensif dan visioner pada tingkat sekolah. Karena itu kebutuhan untuk membangun suasana belajar yang positif dan kondusif tidak jarang belum termasuk dalam komponen dan indikator pembiayaan pendidikan. Padahal jika kita merujuk pada hasil studi lainnya yang dilakukan oleh Rob Greenwald, et al, dalam The Effect of School Resources on Student Achievement, Review of Educational Research (1996), jelas terlihat strategi pembiayaan pendidikan di sekolah sangat berpengaruh terhadap capaian siswa.

Beberapa peneliti mencoba untuk memecahkan kebuntuan pembiayaan yang berkaitan dengan pembangunan budaya sekolah sebagai bagian dari kebutuhan pokok sekolah dan berkaitan langsung dengan keberhasilan siswa, terutama dengan melihat tren pembiayaan pendidikan secara statistikal. Dengan menggunakan regresi statistikal, terlihat bahwa hubungan capaian akademis siswa dengan budaya sekolah tidak memiliki ikatan yang kuat karena pada prinsipnya siswa memiliki latar belakang budaya dan etnik yang berbeda. Jika hanya mengacu pada indikator kebutuhan siswa per-orang per-tahun, rumusan yang muncul biasanya sangat bersifat numerik dan dalam bahasa Eric Hanushek disebut sebagai production-function studies, dalam beberapa hal terlihat hubungan yang tidak selamanya positif antara semakin besar dana yang digunakan dalam proses pendidikan dengan capaian akademis siswa.

Kesimpulannya cukup mengagetkan, There is no strong or systematic relationship between school expenditures and student performance. (Eric Hanushek, The Impact of Differential Expenditures on School Performance, Educational Researcher: 1989)

Pengalaman Sukma Bangsa

Ketika memulai sekolah di tahun ajaran 2006, optimisme para pengelola Sekolah Sukma Bangsa (SSB) sebenarnya belumlah tinggi. Input sekolah ini adalah anak-anak korban tsunami, korban konflik, yatim piatu, dan fakir miskin, bahkan dengan kemampuan akademis di bawah rata-rata anak sekolah di luar Aceh. Tetapi dengan visi ingin menciptakan lingkungan belajar yang positif dan kondusif, seluruh manajemen sekolah mencoba menerapkan beberapa strategi dasar pembiayaan sekolah yang mengacu pada penciptaan budaya sekolah yang aman dan nyaman. Beberapa strategi yang dikembangkan SSB mengacu pada visi dan misi sekolah sebagai sarana untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang positif bagi para siswa. Karena itu, sejak awal SSB memperkenalkan budaya moving-class, perluasan makna guru, dan penciptaan jejaring sehingga memungkinkan sekolah untuk memperoleh kritik sekaligus masukan dari para stakeholders.

Strategi pembiayaan moving class ternyata berimplikasi positif terhadap budaya belajar siswa. Guru diwajibkan berkreasi menciptakan sebanyak mungkin class project activities yang tidak hanya berbasis kebutuhan proses belajar-mengajar di kelas tetapi juga di ruang terbuka seperti koridor dan halaman sekolah, perpustakaan, dan lingkungan sekitar. Ketika makna kelas diperluas menjadi keseluruhan sarana-prasarana yang tersedia baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, kreativitas dan usulan proses pembelajaran tidak jarang muncul dari siswa itu sendiri. Karena itu, baik guru maupun siswa memiliki hak yang sama untuk mengusulkan sebuah proses pembelajaran, pada tahap akhirnya menjadi kewajiban guru untuk membuat proposal pembiayaan aktivitas kelas tersebut.

Perluasan makna guru juga berimplikasi pada kemampuan manajemen sekolah dalam mengidentifikasi sumber daya yang tersedia, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan komunitas sekolah (stakeholders). Di SSB, konsep guru diperluas bukan saja guru di sekolah, bahkan seorang tukang becak, paramedis puskesmas, polisi, satpam, cleaning service, hingga bupati adalah sumber daya guru yang harus diberi kesempatan untuk mengajar di kelas. Kepandaian guru dan murid dalam menentukan guest teacher untuk mata ajar tertentu setiap dua minggu sekali adalah sebuah proses yang mengasyikkan. Lagi-lagi kecermatan, kecerdasan, dan kreativitas guru dengan siswa dalam mengundang guru tamu harus dituangkan dalam sebuah proposal yang jelas berikut pembiayaannya. Pengalaman memaknai perluasan arti guru dengan sendirinya memacu guru itu sendiri untuk pandai membuat proposal dan membaca banyak buku sebagai rujukan proses pembelajaran. Dengan demikian, prinsip self-training seperti yang pernah dijabarkan oleh Thomas Gordon dalam Teacher Effectiveness Training menjadi lebih mudah untuk diterapkan.

Adapun strategi ketiga, yaitu menciptakan jejaring dengan seluruh komunitas sekolah adalah dalam rangka menciptakan kemitraan antara satu sekolah dan yang lainnya. Dengan menggunakan pendekatan sebagai pusat sumber belajar bersama (common learning resources center), SSB menawarkan diri kepada sekolah-sekolah sekitar untuk bekerja sama dalam melakukan proses belajar-mengajar. Tujuan dari strategi ini adalah dalam rangka memberikan ruang yang luas kepada sekolah untuk mempelajari apa saja yang mereka inginkan dari lingkungan sekitar, akhirnya dapat menopang posisi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses pendidikan.

Sejauh ini beberapa bentuk kegiatan kerja sama luar sekolah yang telah dilakukan SSB meliputi kegiatan tutoring, mentoring, magang (internship), kunjungan lapangan, kemah siswa, serta pengadaan bahan ajar dan suplai pendidikan lainnya yang difasilitasi melalui koperasi sekolah. Perjalanan masih panjang bagi SSB. Tetapi pengalaman membuat perencanaan pembiayaan pembelajaran yang melibatkan seluruh komponen sekolah paling tidak telah membuka mata SSB untuk berkembang menjadi A school thats learn.

Oleh Ahmad Baedowi, Direktur Pendidikan Yayasan Sukma

Sumber: Media Indonesia Online
http://www.mediaindonesia.com/index.php?ar_id=Mjg4NTU=

www.lcc-ptc.com

Perguruan Tinggi Ikut Awasi UN 2009

Diarsipkan di bawah: Berita LCC, LCC News — franchise bimbel @ 10:14 am

JAKARTA, SENIN – Mulai tahun ini, tim pengawas Ujian Nasional (UN) akan ditambah dengan melibatkan perguruan tinggi dalam Pengawas Satuan Pendidikan. Mereka ditigaskan mengawasi pelaksanaan UN di SMA/ MA yang akan memantau, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan UN di wilayahnya kepada Menteri dan BSNP.

Hal itu dikatakan Koordinator Ujian Nasional, Djemari Mardapi, dalam konferensi pers di Gedung Depdiknas, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Senin (12/1).

“Kalau tim pemantau independen itu kan memang sudah ada untuk di SMP/Mts/ SMP luar Biasa dan SD, sedangkan tim pengawas untuk perguruan tinggi ya tim dari perguruan tinggi ini,” kata Djemari.

Mardapi mengatakan dalam pelaksanaannya, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) akan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk menempatkan mahasiswanya dalam penyelenggaraan UN. “BNSP akan menunjuk PTN berdasar rekomendasi Majelis Rektor PTN sebagai koordinator perguruan tinggi di provinsi tertentu,” katanya.

Tugas mereka, menurut Djemari Mardapi, selain menjaga keamanan dan kerahasiaan penggandaan dan pendistribusian naskah, juga melakukan pemindaian (scanning) lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) dengan menggunakan perangkat lunak yang ditetapkan BSNP.

“Mereka ditempatkan di tiap satuan pendidikan minimal 1 orang. Kalau ada 10 kelas minimal ada 1 orang pengawas dari tim perguruan tinggi, tetapi tak boleh masuk ke dalam ruangan,” kata Djemari Mardapi.

Dikatakan Ketua Badan Standar Nasional pendidikan (BSNP) Mungin Eddy Wibowo, pengawas dari perguruan tinggi maupun tim pengawas independen atau siapapun termasuk pejabat yang meninjau tak diperbolehkan masuk ke dalam ruangan tes. “Ini demi menjaga konsentrasi siswa, karena waktu mengerjakan siswa dapat berkurang bila perhatian teralihkan,” katanya.

Pengawas dari perguruan tinggi dan tim independen boleh masuk bila ditengarai ada tindak kecurangan yang terjadi. “Pengawas dalam ruangan untuk SD, SMP dan SMU tetap 2 orang guru yang telah ditentukan dari sistem silang dari sekolah yang berbeda,” jelasnya.

Maya Saputri

Sumber: Kompas.Com
http://kompas.com/index.php/read/xml/2009/01/12/
12560159/perguruan.tinggi.ikut.awasi.un.2009

www.lcc-ptc.com

Ujian Nasional dan Tiket Masuk ke PTN

Diarsipkan di bawah: Berita LCC, LCC News — franchise bimbel @ 10:10 am

DUNIA pendidikan lagi-lagi memunculkan persoalan baru. Meski belum bisa dilaksanakan pada tahun ini, ada keinginan menjadikan hasil ujian nasional sebagai salah satu dasar seleksi ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

Gagasan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Nasional. Pasal 68 PP itu menyebutkan nilai kelulusan ujian nasional sekolah menengah atas (SMA) dan madrasah aliah (MA) bisa menjadi salah satu dasar masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).

Dengan demikian, PTN tidak lagi menyodorkan soal-soal yang sudah diujikan dalam ujian nasional. PTN hanya melakukan seleksi berupa tes bakat skolastik, intelegensi, bakat, minat, dan kesehatan sesuai dengan kriteria pada satuan pendidikan.

Bagi satuan pendidikan diberi waktu transisi selama tujuh tahun untuk bisa melaksanakan ketentuan seperti diatur dalam PP Nomor 19/2009 itu.

Yang pasti, akibatnya, beban materi dan psikis siswa terus bertambah. Untuk ujian nasional yang digelar pada medio April-Mei mendatang saja, para siswa harus belajar ekstra keras. Sebab, standar kelulusan dinaikkan lagi dari 5,25 menjadi 5,50. Dana yang dikucurkan pun tidak tanggung-tanggung mencapai Rp572 miliar.

Dana sebesar itu merupakan bagian dari pagu anggaran untuk sektor pendidikan yang mencapai Rp244 triliun pada tahun ini seperti diamanatkan konstitusi, yakni 20% dari APBN 2009.

Yang menjadi persoalan, apakah sebelum melaksanakan ujian nasional pemerintah sudah meningkatkan kualitas guru, kelengkapan sarana dan prasarana sekolah, dan akses informasi yang lengkap di seluruh Tanah Air?

Sejatinya, dengan alokasi anggaran sangat besar dalam APBN 2009, persoalan-persoalan mendasar di dunia pendidikan seperti itu sudah mulai diperbaiki dan dibenahi. Perbaikan bangunan sekolah di seluruh Indonesia haruslah menjadi prioritas utama. Sebab, bukan hal baru banyak bangunan sekolah, terutama di daerah terpencil dan daerah bencana, yang sangat tidak layak pakai sebagai wadah proses belajar-mengajar.

Karena itu, negara harus punya kemauan dan kemampuan untuk membangun dunia pendidikan yang sejajar dan setara di seluruh daerah agar ketimpangan-ketimpangan yang menganga lebar bisa diperkecil. Langkah itu penting dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi ketertinggalan satu daerah dari daerah lain. Bahkan mestinya dengan standar yang lebih tinggi lagi sehingga bangsa ini mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

Dalam konteks itulah, negara semestinya memiliki program dan kebijakan di sektor pendidikan yang jelas, terarah, dan berkesinambungan. Perlu pula dibangun akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan terhadap penggunaan keuangan negara untuk sektor pendidikan agar perintah konstitusi anggaran pendidikan 20% dari APBN benar-benar tepat sasaran.

Perlu diingatkan bahwa gagasan menjadikan ujian nasional sebagai syarat masuk perguruan tinggi jangan sekadar arena uji coba. Bukan masanya lagi para siswa menjadi kelinci percobaan sebuah kebijakan. Itu kalau bangsa ini tidak mau semakin tertinggal dari bangsa-bangsa lain.

Sumber: Media Indonesia Online
http://www.mediaindonesia.com/index.php?ar_id=NTYwODk=

www.lcc-ptc.com

Pemerintah tidak Diskriminasikan PTS

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — franchise bimbel @ 10:09 am

Pemerintah tidak Diskriminasikan PTS

PEKALONGAN–MI: Mendiknas Bambang Soedibyo menegaskan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP) tidak akan mendiskriminasikan perguruan tinggi swasta (PTS). Pasalnya, perguruan tinggi negeri (PTN) dan PTS yang bisa membuktikan bisa memberikan layanan baik akan dibantu oleh pemerintah.

Pendidikan itu adalah tanggung jawab negara dan bukan tanggung jawab yayasan. Itu artinya, jika yayasan tidak menyelenggarakan pendidikan maka negara tidak apa-apa dan tidak akan menyalahkan yayasan, kata Mendiknas Bambang Sudibyo saat meresmikan gedung baru lantai tiga Universitas Pekalongan (Unikal), Rabu (18/2).

Namun, kata Mendiknas, jika negara tidak menyelenggarakan pendidikan, maka rakyat akan menuntutnya. Mendiknas juga menyempatkan diri untuk menghadiri Dies Natalis ke-1 FKIP Unikal.

Ia mengatakan, pendidikan adalah tanggung jawab negara dan bukan tanggung jawab swasta, tetapi sistem yang dianut adalah pihak Diknas memberikan peluang yang sebesar-besarnya bagi swasta untuk ikut berpartisipasi menyelenggarakan pendidikan.

Namun, katanya, untuk bisa seperti itu, yang bersangkutan harus konsekuen menyediakan lahannya, membangun gedung, membayar dosen, dan menyediakan prasarana lain. Itu semua menjadi tanggung jawab yayasan yang ikut berkiprah, katanya.

Menurut dia, jika yayasan sudah menyelenggarakan seperti itu, maka negara tidak akan ikut mengatur berapa biaya yang ditetapkan bagi mahasiswa. Namun, hal itu tidak berlaku bagi sekolah negeri karena yang menyediakan sarana dan prasarana pendidikan negeri adalah pemerintah.

Ia mengatakan, sebagai apresiasi negara pada swasta maka dalam UU Sisdiknas, pihak Pemerintah dapat membantu swasta tetapi sifatnya tidak harus. Jadi hukumnya, sunah, katanya. Namun, kata Mendiknas, meskipun pendidikan itu tanggung jawab negara, tetapi juga memberikan peluang kepada swasta untuk berkiprah untuk meringankan tugas negara.

Kami berharap perguruan tinggi swasta di Pekalongan itu bisa menjadi perguruan yang baik dan bermutu sehingga pemerintah akan mendukung terus. Semakin sukses Unikal berkiprah, maka juga semakin besar pula dukungannya dari Pemerintah dan Pemerintah daerah, katanya. (Ant/OL-06)

Sumber: Media Indonesia Online
http://www.mediaindonesia.com/index.php?ar_id=NjE0NDg=

www.lcc-ptc.com

Kebiasaan Anak Nonton Televisi harus Dikurangi

Diarsipkan di bawah: Berita LCC, LCC News — franchise bimbel @ 10:05 am

YOGYAKARTA–MI: Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi minta para orang tua untuk mengurangi kebiasaan anak menonton televisi, mengakses internet dan menggunakan telepon seluler. Konsumsi anak terhadap siaran televisi, internet, dan telepon seluler harus dikurangi, katanya dalam seminar reaktualisasi pendidikan tanpa kekerasan, di Yogyakarta, Sabtu (21/2). Ia mengatakan, ketika anak terlalu banyak mengonsumsi televisi, anak terlihat duduk manis, tetapi pada kenyataannya mental mereka mengembara ke mana-mana. Menurut dia, televisi hanya memberikan porsi sebesar 0,07 persen untuk bidang pendidikan sehingga orang tua harus mampu bersikap proaktif mengambil alih peran sebagai pendidik di rumah. Secara psikologis anak akan selalu mengidolakan orang tua mereka sehingga orang tua dituntut memiliki waktu yang berkualitas untuk mendampingi anak-anaknya sehingga anak tidak mengalihkan perhatian ke media elektronik, ujarnya. Sementara itu, Tupardi, seorang guru yang hadir dalam seminar tersebut mengatakan, pengaruh media elektronik membuat anak didik tidak konsentrasi belajar di kelas. Menanggapi hal itu, Seto menyatakan para guru dan orang tua harus memiliki komunikasi yang efektif sehingga terjadi keselarasan antara pendidikan di jalur formal dan pendidikan di rumah. Ia menambahkan, salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah memberikan pelajaran kreatif di sekolah, bukan hanya pelajaran yang bersifat komando satu arah dari guru. Beberapa sekolah unggulan banyak yang sukses karena turut menggandeng orang tua untuk bekerja sama mewujudkan pendidikan kreatif, ujarnya. Ia juga menegaskan, sebagai seorang pendidik, guru harus mampu memahami psikologi anak, bahwa anak bukan orang dewasa mini, dunia mereka adalah dunia bermain, masih berkembang secara fisik dan psikologis, suka meniru dan kreatif. Anak juga pribadi yang unik, kecerdasan mereka juga unik, sehingga tidak bisa disamakan, katanya. Dikatakannya, kemampuan guru untuk memahami anaktidak bisa diperoleh dengan cara yang singkat, tetapi melalui proses berlatih secara terus menerus. Memberikan pendidikan dan bertutur kata yang sistematis dan teratur akan berdampak pada perilaku anak yang positif, katanya.

(Ant/OL-03) Sumber: Media Indonesia Online http://mediaindonesia.com/index.php?ar_id=NjE4MDQ=

www.lcc-ptc.com

UGM Terjunkan 179 Mahasiswa KKN Pemilu

Diarsipkan di bawah: Berita LCC, LCC News — franchise bimbel @ 9:57 am

YOGYAKARTA–MI: Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menerjunkan 179 mahasiswa untuk kuliah kerja nyata program pemberdayaan masyarakat dengan tema Pendidikan Pemilih dan Pemantau Pemilu (KKN PPM P4) 2009. Para mahasiswa itu merupakan angkatan pertama dari tiga gelombang yang akan diterjunkan khusus untuk Pemilu kali ini yang mencapai 900 orang. Pada tahap pertama para mahasiswa akan menempati pos di 10 kota/kabupaten di Jawa, Madura dan Sumatra serta Sulawesi. Mereka antra lain ditempatkan di Kota Yogyakarta, Kabupaten Gunung Kidul, Sleman, Kulon Progo, Bantul, Klaten, Kota Padang, Kota Makassar, Kabupaten Bangkalan dan Kota Tasikmalaya. Kegiatan KKN PPM P4 ini mulai dilaksanakan 23 Februari hingga 13 April mendatang. Di Indonesia, UGM untuk pertama kalinya mengirimkan mahasiswa melakukan pendidikan pemilih dan pemantau pemilu, kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UGM Prof Dr-Tech Ir Danang Parikesit MSc seusai melepas mahasiswa peserta KKN PPM P4, Senin pagi (23/2), di halaman Balairung UGM. Ia didampingi Sekretaris LPPM UGM Dr R Wisnu Nurcahyo dan Kepala Bidang Pengelolaan KKN PPM, Pengembangan UMKM dan Pelayanan Masyarakat LPPM UGM Dr drh Joko Prastowo MSi. Danang mengatakan dalam program pendidikan pemilih, lebih diprioritaskan kepada pemilih pemula dan kaum perempuan. Salah satu sasarannya adalah pemilih pemula dan pemilih perempuan, jelasnya. Kepada para mahasiswa, ia berpesan agar bisa menjadi agen perubahan yang bisa dipercaya oleh masyarakat, dan bersikap independen, sehingga bisa memberikan yang terbaik bagi suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia. Di lapangan kalian harus kompak, menjaga nama baik almamater, kredibilitas dan integritas, ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan pelaksaan KKN PPM P4 ini untuk ketiga kalinya sudah dilakukan oleh UGM, sebelumnya UGM terlibat dalam pengiriman mahasiswa pemantau pemilu 1999 dan 2004. Dalam kesempatan yang sama, Dr drh Joko Prastowo MSi dalam laporannya menjelaskan selama berada di lokasi kerja, mahasiswa peserta KKN PPM P4 UGM dibimbing oleh 10 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam rangka meningkatkan kualitas program. Selama pelaksanaan, pembiayaan dilakukan oleh mahasiswa sendiri, sementara terkait dengan kualitas program akan dibiayai oleh UNDP, katanya. Joko menyebutkan, lokasi KKN PPM P4 di Kota Yogyakarta ditempatkan di Kecamatan Umbulharjo, Mantrijeron dan Gondokusuman. Di Kabupaten Bantul akan ditempatkan di wilayah kecamatan Banguntapan, Imogiri dan Kretek. Kabupaten Sleman, di sekitar kecamatan Cangkringan dan Prambanan. Di Gunung Kidul, peserta ditempatkan di wilayah Kecamatan Ngawen, Patuk dan Wonosari, dan di Kabupaten Kulon Progo mereka ditempatkan di wilayah Kecamatan Kalibawang, Samigaluh dan Wates. Di Kabupaten Klaten mereka ditempatkan di wilayah Prambanan dan Manisrenggo. Sementara itu, di Kota Padang, Sumatra Selatan, peserta KKN ditempatkan di wilayah Kecamatan Koto Tangah. Di kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditempatkan di wilayah Berining Kanaya dan Manggala. Sedangkan Kabupaten Bangkalan, Madura, mahasiswa ditempatkan di kecamatan Bangkalan. Di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, penempatannya dilakukan di wilayah Kecamatan Cipanas. (AU/SO/OL-01) Sumber: Media Indonesia Online http://www.mediaindonesia.com/index.php?ar_id=NjIwNjA=

Tempat-Tempat Terlarang Untuk Google Earth

Diarsipkan di bawah: Berita LCC, LCC News — franchise bimbel @ 9:47 am

Ada beberapa tempat di dunia ini tidak diperbolehkan untuk dilihat melalui Google Earth ataupun Google Maps. Hal ini berkaitan dengan berbagai alasan, baik itu alasan keamanan, privasi ataupun politik. Berikut 15 tempat yang tidak bisa dilihat dengan menggunakan fasilitas Google tersebut. White House: Gambar digital dari White House telah dihapus, hal ini dilakukan untuk menyembunyikan fasilitas keamanan udara dan aset keamanan lain yang digunakan untuk mengamankan tempat ini.Soesterberg Air Base, di Belanda: Ini merupakan basis dari angkatan udara Belanda, yang juga pernah digunakan sebagai basis pesawat tempur F-15 angkatan udara Amerika saat Perang Dingin. Reims Air Base di Perancis: Tempat ini satu-satunya bangunan di area Reims Air Base yang dikaburkan. Nato C3 Agency: Berlokasi di Brussels, Belgia. C3 Agency mendukung NATO dalam hal-hal ilmiah dan yang berhubungan dengan C4ISR (Consultation, Command, Control, Communications, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance). Huis Ten Bosch Palace: Tempat ini merupakan satu dari empat tempat tinggal utama keluarga kerajaan Belanda, yang berlokasi di The Hague, Belanda. Ratu Beatrix tinggal di tempat ini sejak tahun 1981. Tempat Dengan Alasan Politik Tertentu : Iran: Tahun 2007 lalu, seorang businessman Iran mencoba untuk mendowload Google Earth, tetapi ia mendapatkan pesan: “Terimakasih atas perhatian Anda, tetapi produk yang Anda coba download tidak tersedia bagi negara Anda”. Daerah bagian tenggara Asia: Daerah ini dikaburkan oleh Google Earth karena merupakan kawasan sensitif yang berkenaan dengan masalah politik negara, seperti Tibet atau propinsi Xinjiang, bagian utara Pakistan dan kawasan kerajaan. Bagian Tengah/Timur Desa Yona, di Kepulauan Pasifik Wilayah Guam: Tidak diketahui alasan mengapa daerah ini di sensor. The Boring Home: Aaron dan Christine Boring di Franklin Park Pa mengklaim bahwa Google Maps dengan fiture Street View telah melanggar privasi mereka. Keluarga Boring mengatakan gambar dari rumah mereka harus dihilangkan dan sepanjang jalan rumah mereka diberikan label “Private Road”. Kota Utrecht di Belanda: Merupakan tempat yang memiliki sangkut paut dengan sebuah kota kuno yang digunakan sebagai pusat keagamaan bagi bangsa Belanda sejak abad ke Universitas dan Laboratorium Riset Massachusetts Institute of Technology Lincoln Laboratory: Laboratorium Lincoln merupakan tempat riset yang digunakan untuk kepentingan federal dan merupakan pusat pengembangan teknologi tingkat tinggi yang digunakan untuk memecahkan masalah keamanan nasional Amerika. Knolls Atomic Power Laboratory: Tempat riset dan pengembangan ini digunakan untuk mendukung program Naval Nuclear Propulsion, dengan berbagai aktifitas riset, desain, membangun, mengendalikan dan me-maintenance kapal perang tenaga nuklir Amerika. Manhattanville College’s Dammann and Tenney Dormitories: Universitas Manhattanville yang berlokasi di kawasan New York ini dikaburkan karena berada dekat dengan pusat beberapa perusahaan besar seperti PepsiCo Inc, Texaco dan MasterCard. Stony Brook University: Universitas ini dikaburkan dari Google maps karena bangunan ini merupakan pusat dari Brorkhaven National Laboratory. Saint Louis School di Honolulu: Hanya bangunan-bangunan tertentu saja yang dapat dilihat dari tempat ini, seperti lapangan bola ataupun tempat olahraga sedangkan yang lainnya tidak bisa dilihat. sumber : http://maniakblog.blogdetik.com/15-tempat-terlarang-untuk-google-earth/#more-9

Februari 24, 2009

Belajar Dari Kenakalan Anak

Diarsipkan di bawah: Info Pendidikan — franchise bimbel @ 12:24 pm

Thomas Armstrong, pakar Multiple Intelligences, menyatakan ada dua cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mengenali jenis-jenis kecerdasan anak-anak. Pendapat Thomas Armstrong itu ditujukan buat para guru, tapi dapat juga kita aplikasikan di luar kelas.

Image Salah satu cara yang baik untuk mengenali kecerdasan yang paling berkembang dari anak-anak adalah dengan mengamati “kenakalan” mereka di kelas. Kenakalan anak adalah semacam “seruan pemberontakan” terhadap gaya belajar tertentu yang dipaksakan. Karena anak-anak itu menganggap gaya belajar yang diterapkan kepadanya tidak sesuai dengan gaya belajar alamiah mereka, mereka berteriak minta tolong. Dan cara anak-anak mengekspresikan permintaan tolong itu adalah dengan melakukan hal-hal yang dianggap orang dewasa sebagai kenakalan.

Kalau diamati, ternyata kenakalan anak-anak itu berbeda-beda ekspresinya. Anak yang memiliki kecerdasan linguistik biasanya sering membuat celetukan dan canda kata-kata. Anak yang memiliki kecerdasan spasial akan mencoret-coret. Anak yang memiliki kecerdasan interpersonal akan mengobrol dengan teman-temannya. Sedangkan anak yang memiliki kecerdasan kinestetis-jasmani tidak bisa duduk diam dan terus bermain kejar-kejaran bersama temannya.

Indikator pengamatan lain yang sederhana dan dapat digunakan adalah mengamati cara anak-anak menggunakan waktu luang mereka. Pada saat jadwal anak tidak diatur secara eksternal oleh orang lain, anak-anak dapat tampil alamiah dan apa adanya. Mereka bebas memilih kegiatan apa saja yang disukainya. Oleh karena itu, aktivitas mereka menunjukkan bagaimana cara mereka belajar (learning style) dan jenis-jenis kecerdasan yang menonjol pada diri mereka.

Tentu saja pengamatan ini sangat sederhana. Tapi yang sederhana ini dapat kita terapkan di rumah pada anak-anak di rumah. Walaupun kita bukan ahli psikologi, setidaknya, kita dapat belajar semakin mengenal anak-anak kita. Dengan demikian, kita dapat lebih efektif saat memfasilitasi tumbuh-kembang anak-anak kita.

10 Makan untuk kecerdasan

Diarsipkan di bawah: Berita LCC, LCC News, Tips and Trik — franchise bimbel @ 12:23 pm


NGIN anak Anda cemerlang di sekolah? Gamau kan anak kita di-jewer cuma gara2 ‘kurang
pandai’.. Cobalah untuk memperhatikan dengan jeli kebutuhan gizi dan nutrisi mereka
setiap hari. Selain itu, ada baiknya pula memasukan 10 jenis makanan terbaik berikut
ini. Makanan yang dijuluki “Brain Food” ini diyakini dapat merangsang pertumbuhan
sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir
anak-anak :

  1. Salmon
    Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 – DHA and EPA – yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli walaupun tuna mengandung asam omega-3, namun ikan ini tidaklah sekaya salmon.
  2. Telur
    Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.
  3. Selai kacang
    “Kacang tanah (peanut) dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.
  4. Gandum murni
    Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.
  5. Oat/Oatmeal
    Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, oat akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potassium dan seng — yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh.
  6. Berry
    Strawberry, cherry, blueberriy dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutritisi yang di kandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker. Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikian dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega-3.
  7. Kacang-kacangan
    Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya — khususnya ALA – jenis asal omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak .
  8. Sayuran berwarna
    Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.
  9. Susu dan Yogurt
    Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak. Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.
  10. Daging sapi tanpa lemak
    Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolag. Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu sumber makanan yang mengandung banyak zat ebsi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh Anda akan terbantu dalam penyerapan zat besi darai sumrbe lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat . Khsusus bagi yang vegetarian, Anda dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah adalah sumber penting zat besi nonheme — tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk di serap oleh tubuh . Mengonsumsi tomat , jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan juga dapat dipilih sebagai upaya mencukupi kebutuhan zat besi. Selain makanan, agar cerdas ya jelas kita harus banyak olahraga biar stamina kita tetap terjaga dan istirahat yang cukup .

sumber :blaze5.com

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »

Blog pada WordPress.com.